Rabu, 01 April 2015

Qualcomm Ikut Dorong 4G LTE di Indonesia

// // Leave a Comment
JAKARTA, KOMPAS.com - Qualcomm selama ini tak hanya berkonsentrasi membuat prosesor saja. Vendor produsen semikonduktor yang bermarkas di San Diego, AS ini ternyata juga ikut berperan aktif mendorong terwujudnya jaringan 4G LTE di Indonesia.
Sejauh apa keterlibatan Qualcomm dalam membantu mewujudkan koneksi internet berkecepatan tinggi ini di Indonesia?

"Kami secara aktif bekerjasama dengan para vendor dan operator lokal untuk mendefinisikan strategi LTE mereka," ujar Benhard Siagian, Senior Director sekaligus Country Manager Qualcomm Indonesia saat acara temu media di Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Salah satu wujud kerjasama Qualcomm dengan vendor penyedia layanan internet di Indonesia itu antara lain adalah menghadirkan smartphone Powerphone yang dirilis minggu lalu. Powerphone adalah bentuk kerjasama Qualcomm dengan penyedia layanan internet Bolt.

Qualcomm juga memiliki portfolio chip mobile (model RF360) yang mendukung lebih dari 40 spektrum 4G yang digunakan di berbagai negara. Hal itu menurut Qualcomm menjawab tantangan fragmentasi spektrum 4G lintas negara.

Dengan membuat chip yang mampu mendukung lebih banyak spektrum, vendor smartphone bisa memproduksi perangkat 4G LTE dengan lebih murah lagi.

"Spektrum yang berbeda-beda ini masih menjadi kendala dalam menggelar layanan LTE, spektrum 700 MHz yang (mungkin akan) digunakan di Indonesia bisa jadi berbeda dengan yang digunakan di negara-negara Eropa," ujar Benhard.

Namun diakui oleh Benhard bahwa untuk membuat pengguna mau beralih mengadopsi layanan 4G tidaklah mudah. Pelanggan 2G saat ini juga masih tergolong banyak di Indonesia.

"Pengguna saat ini masih melihat harga, perangkat smartphone dengan dukungan 4G saat ini memang masih mahal, karena itu butuh edukasi untuk user dan operator, namun lama-kelamaan ini pasti akan turun," ujar Benhard.

Ditambahkan oleh Adrian Fu, Senior Manager Public Relations Southeast Asia & Pacific Qualcomm, saat ini perusahaan memiliki lini prosesor Snapdragon yang mendukung LTE untuk kelas mid-range, baik untuk komputasi 32 bit maupun 64 bit.

Prosesor dan modem buatan Qualcomm juga telah digunakan oleh Samsung dalam perangkat Galaxy S5-nya yang telah mendukung 4G LTE di Korea.

0 komentar:

Posting Komentar